Cerita Sex Dewasa Saat Diriku Yang Ingin Memperkosa Sekertaris Yang Masih Perawan

Vlxxx.xyxCerita Sex Dewasa Saat Diriku Yang Ingin Memperkosa Sekertaris Yang Masih Perawan , Sekretaris muda bernama Silvia ini ketika lembur dipaksa melayani nafsu seks pemilik perusahaan dimana dia bekerja. Padahal baru bekerja satu bulan, namun Silvia harus rela kehilangan keperawananya karena perbuatan mesum dari Pemilik perusahaan tempat dia bekerja.

Aku adalah gadis perawan lulusan universitas yang terkenal. Sebut saja aku Silvia gadis perawan berusia 23 tahun. Jaman sekarang usia 23 masih menjadi perawan itu sangat sulit dicari. Sekarang banyak usia dini yang hamil dan masuk ke dalam pergaulan bebas. Aku dari waktu sekolah hingga kuliah masih bisa menjaga keperawananku hingga aku wisuda.

Aku sangat ingin menjadi orang yang sukses dan dapat memuaskan kedua orang tuaku. Aku juga sangat beruntung bisa menjaga kepercayaaan orangtuaku. Saya ingin bekerja dan menghasilkan banyak uang sehingga dapat menyekolahkan adik-adikku. Aku tiga bersaudara adikku masih duduk dibangku SMP dan SD. Orangtuaku bekerja sebagai pegawai negeri sipil.

Hidupku tidak pernah kekurangan semua cukup hidup dengan kemudahan. Sebenarnya sebelum aku wisuda sudah ada 2 orang yang melamar aku. Biasa sih teman ibuku mempunyai seorang anak laki-laki kemudian dia suka denganku. Tetapi aku menolak, aku ingin bekerja mapan terlebih dahulu dan kemudian menikah dengan pria pilihanku.

Aku memiliki paras yang cantik berambut panjang dan berkulit putih. Banyak juga tawaran bekerja di perusahaan ternama, sebagai Sekretaris. Aku memang pandai berkomunikasi jadi setiap wawancara mau masuk kerja aku selalu di puji banyak orang. Saya melamar 3 perusahaan sekaligus dan ketiga-tiganya ketrima semuanya. Hanya aku yang akan menentukan di mana aku nyaman bekerja.

Ada satu perusahaan jauh dan menurutku itu sangat cocok denganku. Tetapi aku harus ngekost jauh dari orangtuaku. Ada yang dekat tetapi aku kurang minat bekerja disitu. Orangtuaku tidak memaksa aku harus bekerja dimana mereka membebaskannya asal aku nyaman saja. Akhirnya aku memutuskan untuk bekerja jauh dari rumah. Aku pun berniat mencari kost di dekat kantor.

Di dekat kantor banyak sekali kost an dan kebetulan ada yang kosong. Jadi aku langsung saja menemui ibu kost dan segera menempati kamar kosong itu karena senin sudah masuk kerja. Orangtuaku tetap berpesan agar aku selalu menjaga diri. Apalagi sekarang jauh dari orangtua aku harus lebih berhati-hati. Semua mandiri tidak ada yang pagi-pagi nyiapin sarapan lagi.

Semua sekarang usaha sendiri, dan aku juga harus bisa hidup mandiri tidak bergantung dengan orangtua. Aku pun menikmatinya dan aku yakin bisa menjalani hari-hariku. Awal bekerja aku sering pulang ke rumah satu minggu sekali. Namun karena banyak pekerjaan aku menjadi jarang pulang ke rumah. Selama satu minggu aku bekerja belum juga bertemu dengan pemilik perusahaan.

Padahal aku satu ruangan dengan beliau. Aku menjadi sekretaris pemilik perusahaan itu, kata temen sekantor pak Budi itu sering ganti sekretaris. Dia pengennya yang masih muda dan cantik, ya dimana mana yang namanya sekretaris juga harus cantik dan berpenampilan menarik seperti aku. Penampilanku yang rapi cantik dan sangat menawan udah cocok sekali dengan kriteria yang dicari.

Niat aku bekerja tidak ada maksud lain. Aku berangkat pagi hari karena harus ada yang dikerjakan dan harus dibawa untuk rapat nanti.aku memeprsiapkan data yang akan dibawa nanti siang. Sejak pagi aku sudah berada di kantor namun atasanku juga tak kunjung datang. Namun setelah beberapa jam akhirnya aku bertemu juga dengan atasanku, Pak Budi,

“selamat pagi pak, kenalkan saya Silvia sekretaris bapak yang baru…”

“ohh iya selamat bekerja..dan aku senang karena kamu sangat cantik sesuai dengan apa yang aku inginkan…”

“terimakasih pak…”

Aku melihat tatapan mata pak Budi sepertinya ada sesuatu. Dia memandangiku dengan tajam aku merasa tidak nyaman. Kemudian aku kembali ke mejaku, masih saja aku dilihat dengan tatapan tajam. Aku makan siang di kantin kemudian aku masuk ke dalam ruangan mejaku bisa pindah di dekat pak Budi. Aku semakin tidak tahu dengan maksud pak Budi.

Aku duduk berdekatan dihadapan matanya persis, aku merasa tidak nyaman karena terlalu dekat dengan pak Budi. Cara memandangnya dan cara bicaranya terkesan menyimpan hasrat. Aku harus selalu waspada dengan gerak gerik dan tingkah pak Budi. Singkat cerita, kala itu ada pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini juga. Semua karyawan lembur di ruangan masing-masing termasuk aku.

Karena pekerjaanku lebih berat aku pulang akhir. Menata semua berkas untuk rapat besok pagi. Kala itu aku memakai pakaian yang sangat sexy, rok minii dan atasan yang serba mini. Aku tidak mengetahui jika pak Budi masih ada di kantor. Dengan santai nya aku membuka jasku dan hanya memakai dalaman saja. Dengan tiba-tiba pak Budi masuk ke ruangan dan mengunci pintu.

Seketika aku terkejut melihat nya, dia pun tanpa henti memandangiku dengan sorotan tajam,

“mmmm…maaaf pak saya tidak tahu jika bapak masih disini..”

“oh tidak apa-apa Silvia .. sexy sekali kamu membuat aku bergairah….”

“makssudnya pak…” sambil memakai jas ku kembali.

“tidak usah kamu pakai, aku suka dengan penampilanmu saat ini Beby…”

Laki-laki yang sudah umur it uterus mengucap bahwa dia bergairah melihatku. Suasana semakin tidak nyaman karena dia terus melontarkan kata-kata yang menurutku tidak semestinya. Aku ijin untuk ke kamar mandi dia tidak memperbolehkan. Yang ada aku ditarik berada didekatnya. Di sudut ruangan ada sofa aku ditarik untuk duduk disofa itu,

“duduklah disini Giz..ijinkan aku memandangi wajahmu..”

“jangan begitu pak…” ucapku dengan ketakutan.

Aku harus menuruti kemauannya ntah apa yang dia pikirkan. Dia memandangiku tajam dan tangannya sambil memegang kemaluannya. Aku ketakutan berasa sudah tidak nyaman berada di dekat pak Budi,

“sini Giz ..kamu tidak bisa kemana-mana karena pintu sudah aku kunci….”

“maksudnya apa pak, jangan lakukan ini….”

“turuti saja kemauanku sebagai atasanmu..jika kamu tetap ingin bekerja disini…”

“lebih baik aku tidak bekerja disini pak….” Ucapku dengan keras.

“berani sekali kamu melawanku…!!!!”

Dengan kasar Pak Budi menarik tubuhku dan langsung saja mencium bibirku. Aku tidak membuka mulut sama sekali tetapi dia memaksa. Terus mengulum bibirku hingga aku tak tahan untuk menutup bibir lagi. Perlahan aku membuka mulutku ciuman yang penuh hasrat itu mmebuat aku luluh. Tangan pak Budi membuka bajuku aku tidak sadar karena ciuman itu begitu hangat.

Aku terbawa suasana hanya pasrah saja saat itu. Bajuku terbuka kau memakai tangtop hitam, payudaraku yang montok membuat dia semakin bergairah. Kedua payudaraku terlihat jelas dan montok. Tangan pak Budi meraba payudaraku , dia remashingga aku lemas,
“aaaaaaaaahhhhhhhhhhh…….” Rintihku dengan lirih.

Dia terus meremas sembari bibirnya menciumiku, aku tak tahan. Dia dengan cepat membuka braku sehingga payudaraku semakin terlihat jelas. Aku pun ditidurkan di sofa, putting susuku di putar-putar dengan jarinya,

“oooohhhh….aaaahhhhhhh….aaaaaaahhhhh……..”

Kedua payudaraku dimainkan dengan perlahan aku pun tanpa perlawanan. Aku sudah tidak berdaya dan sangat lemas,

“ooohhh…aaahhhh…ooohh…aaahhhhh….oooooohhh…..”

Cerita Sex Terbaru – Bibirnya mendekati putingku, lidahnya menjulur dan menjilati putting susuku yang menegang itu. Bibirnya secara perlahan mengulum putting susuku. Tangannya masih saja meremas payudaraku, aku sangat tidak kuasa menahan kenikmatan itu,

“aaaakkkhhh pak…aaaaaaakkkkhhh…..pak……”

Tubuhku terus digerayangi dengan kedua tangan, rok miniku lepas dengan perlahan. Aku telanjang bulat tanpa kain sehelaipun,

“wooowww sangat menggairahkan…” ucap pak Budi.

Kemudian dia membekukan memekku dari atas hingga ke bawah. Memekku yang masih jarang dengan rambut kemaluan itu membuatnya beringas. Dia membekukan dengan jemarinya dan perlahan dia membuka lebar memekku. Dia menjilati selakanganku sampai aku lemas,

“aaaakkkhhhh….ooooohhh….aaaaaahhhhhhhhh……..”

Lidahnya menjilati seluruh bagian memekku tubuh bergerak merasakan kenikmatan. Lalu dia mencoba memasukkan obeng ke dalam lubang memekku. Dia memutar-mutar tikungan di dalam memekku, aku sangat lemas,

“aaaaahhh pak…tidak tahan…aaaaaakkkkkhhh…..”

Aku mengeluarkan cairan seperti masturbasi, beberapa kali hingga memekku terasa sangat becek. Setelah itu aku melihat penis pak Budi memanjang , baru pertama kali ini kau melihat penis seorang pria. Penis yang besar dengan banyak kemaluan itu membuat aku geli. Aku terpaksa memegangnya namun aku enggan. Yang ada aku dipaksa untuk mengulum penisnya.

Penisnya disodorkan di depan mulutku dan aku harus mengulumnya. Dia memaksa memasukkan penisnya masuk ke dalam mulut. Serasa ingin muntah aku mencoba memaksa masuk. Tiba-tiba pak Budi melepaskan penisnya dan dia menggesek-gesekkan ke bagian memekku,

“aahhhhhh…pak…..oooohhh aaahhhh……”

Mulutnya mengulum kedua puting susuku dan penisnya ida muncul di memekku. Semua terasa begitu nikmat tubuhku menggeliat karena kenikmatan puncaknya,

“oooohhh pak….aaaaaahhhhh…..”

Dia mencoba memasukkan penisnya ke dalam memekku. Tiba-tiba masuk,

“aaawwww pak…sakit aaaaahhhh….”

Keperawananku mulai masukki penis pak Budi, dengan perlahan tapi pasti masuklah penis itu ke dalam memekku,

“jjllleeeeebbbbbb ahhhhh….”

Masuklah penis itu ke dalam memekku, ada sedikit darah yang keluar. Mungkin karena selaput keperawananku sudah pecah. Sakit dan nikmat campur menjadi satu, semua terasa begitu nikmat. Pak Budi berada diatasku dan mencoba menekan penisnya ke dalam. Keluar masuk sesuka hatinya pelan dan pelan dia mendorong penisnya,

“aaaahhhhhhhh….aaaahhhhh….oooohhh…..”

Aku pasrah dan hanya mendesah saja sambil menggerakkan tubuhku. Pantatku aku angkat perlahan,

“ooohhhhh aaaaaaaaahhhhhhhh…….”

Saat aku mengangkat pantatku rasanya sangat nikmat, penis itu seras tertancap di dalam memekku. Kembali aku mengeluarkan cairan dari memekku , memekku terasa semakin licin. Gerakan pak Budi semakin cepat, penisnya keluar masuk dengan keras,

“aaaakkkhh….aaaaaaahhhhh……ooohhhh…aaaaahhhhhhhhh……”

Tanganya masih saja memutar-mutar putting susuku dan mengulumnya. Atas bawah dimainkan dengan begitu lincah,

Ooohhhhh pak…lagi pak….aaahhhhh…..”

Setelah 10 menit dia menekan masuk penisnya keluarlah sperma pak Budi,

“ccccccrrrrooootttt…..ccccrrroootttt….ccccrrrroooootttt……”

Sperma itu membasahi tubuhku dengan mulus, banyak yang sangat kental. Terasa begitu lengket kemudian aku membersihkannya dan memakai pakaianku kembali. Pak Budi juga mengenakan pakaiannya kembali dan seger keluar dari ruangan. Aku membayangkannya lama sekali hingga larut malam di ruangan itu. Aku menyesal karena keperawananku hilang dengan pria yang sudah lanjut usia. Aku bekerja dengan dia sebagai sekretaris dan baru satu bulan itu malah merenggut keperawananku.

20 Comments

Add a Comment
  1. vurcazkircazpatliycaz.RM31e2PJDAKe

  2. xyandanxvurulmus.GBCSpIWl2r30

  3. skaithed xyandanxvurulmus.GT6Tn93yXdrW

  4. unpossessed xyandanxvurulmus.4PLE40TJTtRB

  5. escort siteleri wrtgdfgdfgdqq.BBhA6R6w0rEv

  6. bahis siteleri porn sex incest 250tldenemebonusuxx.70YiVrkaCphh

  7. porn sex eyeconartxx.ukEmJ5B0SDaz

  8. porno izle vvsetohimalxxvc.FQfh5QJeff35

  9. am siteleri tthighereduhryyy.4vFCQIOnIQF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *